Maret 30, 2012

Senyawa Hidrokarbon

Sesuai dengan namanya, senyawa hidrokarbon merupakan senyawa yang mengandung unsur karbon. Sejak tahun 1780, senyawa karbon terbagi atas dua kelompok besar, yaitu senyawa karbon organik dan senyawa karbon anorganik. Pengelompokan ini didasarkan pada sumber senyawa karbin tersebut. Senyawa karbon organik adalah senyawa karbon yang berasal dari mahlug hidup. Sedangkan senyawa karbon anorganik adalah senyawa karbon yang diperoleh bukan berasal dari mahlug hidup. Sebagai contoh batu kapur (CaCO3).
Pengertian tersebut diatas kandas setelah seorang kimiawan Jeman bernama Friedrich Wohler (1800-1882), berhasil membuat senyawa organik urea di laboraturium. Semula urea ini diketahui terdapat dalam air seni manusia ataupun hewan. Penemuan Wohler ini merupakan penemuan yang tidak disengajakan. Semula Wohler ingin meraksikan larutan amonium sianat untuk menguapkan fase cairnya sehingga pada akhirnya diperoleh padatan kalium sianat. Akan tetapi hasil dari pemansan tersebut tidak berupa padatan amonium sianat melainkan urea.

Beberapa contoh senyawa karbon organik yaitu:
a.       Karbohirat (mengandung unsur C,H dan O)
b.      Protein (mengnadung unsur C,H,O dan N. Serta ada juga yang mengndung S)
c.       Lemak (mengandung  unsur C,H dan O)
d.      Minyak bumi (mengandung unsure C dan H)
e.      Urea (menganung unsure C,H,O dan N)
f.        Plastik (pada umumnya mengandung unsure C dan H)
Beberapa contoh senyawa karbon anorganik
a.       Oksida karbn
b.      Batu kapur
c.       Batu karbid
d.      Soda kue
Antara senya karbon organik dan anorgani memiiki beberapa persamaan dan perbedaan yang membentuk karakteristik dari masing-masingnya. Senyawa karbon organik dan anorganik memiliki perdamaan-persamaan sebagai berikut:
a.       Kedua jenis senyawa mengandung atom karbon
b.      Kedua senyawa tersebut dapat diperoleh dari mahlug hidup dan juga diperoleh dari hasil reaksi senyawa-senyawa yang bukan bersal dari mahlug hidup.

Adapun perbedaan dari senyawa karbon organik dan senyawa karbon anorgnaik akan disebutkan dalam tabel berikut ini.

No
Senyawa karbon Organik
Senywa karbon anorganik
1
Jika dibakar akan menghasilkan arang dan gas CO2
Jika dibakar tidak menghasilkan arang dan gas CO2
2
Hampir semua senyawa karbon oragik memiliki ikatan kovalen
Senyawa anorganik ada yang memiliki ikatan ionik dan ikatan kovalen
3
Tidak setabil terhadap pemanasan
Tahan terhadap pemanasan
4
Umumnya memiliki Mr yang cukup besar antara puluhan sampai ribuan
Umumnya memiliki Mr yang lebih kecil
5
Jenis senyawa karbon organik sangat banyak
Jenis senywa karbon anorganik hanya sedikit



0 komentar:

.:: Search

.:: Jurnal

Science Direct

.:: LibGen

http://libgen.org/scimag/

.:: Facebook

.:: Koleksi e-Book

.:: Followers

.:: Traffic

Diberdayakan oleh Blogger.